FreSh! Mobilicious 4G & WiMAX

29 Jul

A convergence between the internet and mobility is inevitable. Para pengamat mengatakan bahwa dalam 3-5 tahun kedepan smart phones, tablets, pads, etc akan menggantikan desktop. Tentunya untuk menyokong itu semua, diperlukan sebuah backbone yang kuat dan sanggup melayani kebutuhan mobile internet yang akan semakin berat konsumsinya.

So why WiMAX & 4G?

WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access) & 4G (4th Generation) merupakan backbone yang diharapkan bisa support penggunaan internet secara mobile di masa mendatang. WiMAX sendiri sudah lama ada di Indonesia dan bagian dari 3G, namun penggunaanya belum maksimal. Sedangkan 4G yang merupakan IP based mobile service sebetulnya sudah siap tempur di Indonesia, namun secara birokrasi dan business plannya masih diperdebatkan di kalangan perusahaan telco dan internet service.

Ada 4 pembicara FreSh Mobilicious WiMAX & 4G malam itu; the ever so technical Kuncoro Wastuwibowo dan Arief H. Gunawan dari Telkom yang mewakili IEEE Indonesia, the mobile technology milker Herwinto Chandra yang mewakili AktifMob,  dan the very energetic Yasmina Haryono yang seorang user experience expert yang sedang melakukan riset di Indonesia.

Kuncoro memulai dengan menjelaskan apa itu 4G, apa itu WiMAX (dan kenapa dia gak suka WiMAX), hingga ke infrastruktur dan segala macam technical detailnya. Ia juga menjelaskan kapabilitas dari 4G, serta perkembangan teknologi 4G sendiri yang sempat terpisah menjadi dua kubu dengan dua bahasa yang berbeda. Dia juga memberikan kabar buruk dimana 4G sendiri baru akan secara efektif di gunakan paling lambat 2015. Ya hopefully makin cepat lah.

Herwinto melakukan follow up dengan menjelaskan sisi business yang dapat dilakukan dengan 4G. Mewakili perusahaannya .AktifMob, ia menjelaskan possibilities apa yang dapat dilakukan dan bagaimana memanfaatkannya. Perubahan yang terjadi di perusahaan telco di Indonesia sejak berhentinya price wars (inget dong iklan pulsa 0,000001 rupiah) dan sekarang dimana terjadi pergeseran pendapatan utama dari voice (pulsa) ke data.

Pembicara ke-3 kita malam itu saudara Arief berbicara soal LTE (Long Term Evolution), berkembangnya teknologi dari 2G ke 3G, 3.9G dan 4G, time frame perubahan dan kapabilitas apa saja yang dapat diharapkan dari masa depan mobile yang berisi EOIP (Everything Over Internet Protocol).

Pembicara terkahir kita adalah Yasmina. Seorang user experience expert yang kini tinggal di Dusseldorf Jerman, ia disini sedang melakukan riset untuk sebuah perusahaan telco dimana ia bekerja. Yasmina memberikan presentasi mengenai evolusi mobile yang terjadi di Indonesia karena perilaku manusia Indonesia. “Yasmina gives a somewhat soothing presentation“, menurut @indobrad.

Akhir kata, topik FreSh kali ini membuka mata kita akan teknologi yang akan datang dan bagaimana kita mengantisipasinya dalam pekerjaan atau hidup kita kembali ke kita masing-masing. However, it also teaches us how unique we are. Mobile di Indonesia berkembang dalam alarming rate, nomor 2 di hampir semua bindang, termasuk blackberry usage yang berkembang karena uniknya bangsa Indonesia: prepaid. How you use this information is up to you.

p.s.: Presentasi pembicara akan diupload di slideshare dan akan di posting ke postingan ini, so check back soon.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: