Archive | December, 2010

Business Opportunities 2011

27 Dec

Bagi anda yang berminat untuk melakukan usaha sebagai entrepreneur ataupun franchisee ditahun 2011 ini bersama saya, berikut adalah hal yang saya tawarkan di awal tahun 2011 ini, dari yang win-win hingga yang berupa investasi. Siapa tahu ada yang sesuai.

  1. Online Testing Site
    Jika anda tertarik untuk develop sebuah online testing site, saya siap memberikan lifetime royalty.
  2. Franchise kursus bahasa Inggris Oxford Course Indonesia
    Bagi anda yang ingin berbisnis di bidang pendidikan, saya menawarkan franchise kursus bahasa Inggris Oxford Course Indonesia dengan franchise fee yang murah, khususnya untuk diluar pulau Jawa.
  3. Testing Centre
    Bagi anda yang sudah memiliki kursus bahasa Inggris atau sejenis, saya menawarkan membuat testing centre di tempat anda.
  4. Investasi Sekolah Komputer
    Saya sedang mencari investor untuk mendirikan sebuah sekolah komputer.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi saya via email di: chandramarsono2.0 [at] gmail.com atau hubungi +6221 4754412 (office hours).

FreSh: Online Business Outlook 2011

25 Dec

Acara Freedom of Sharing (FreSh) kembali diadakan pada Rabu malam (22/12/2010) di Graha Citra Caraka, Telkom. Acara yang dihadiri oleh 102 orang ini bertajuk FreSh:Online Business Outlook 2011, dengan pembicara Aulia Masna (E27), Abul A’la Almaujudy (Indonesian Blackberry Community), Yuswohady (Penulis Buku Marketing) dan our own Pitra Satvika (Stratego).

Acara dimulai dengan pembukaan oleh bapak Romano Roring, head of retail marketing PT.Telkom, dilanjutkan dengan diskusi panel oleh Aulia Masna dan  Abul A’la Almaujudy mengenai Online Business Outlook 2011 khususnya dari segi mobile gadget. Mulai dari apps hingga rumor gadget yang akan keluar seperty Blackberry Playbook hingga tablet berbasis Meego dari Nokia, hingga perkembangan dan fokus dari masing-masing produsen baik hardware dan software di tahun 2011.

Acara dilanjutkan dengan wejangan dari Yuswohady. Penulis buku CROWD dan mantan chief executive Markplus Institute of Marketing ini berbicara mengenai Consumer 3000 yang merupakan pengaruh GDP $3000 di Indonesia dan bagaimana masyarakat akan berkembang terhadap teknologi dan strategi marketingnya.

Acara hari itu ditutup oleh Pitra Satwika yang memberikan kilas balik 2010 serta outlook business online 2011 di Indonesia.

Mainstream Gaming Industri Mulai Serius Menggeluti Social Media Gaming

22 Dec

Setelah debutnya di facebook tahun 2009, Ubisoft kembali meluncurkan game baru di social media. Kali ini mereka tidak tanggung-tanggung, Ubisoft menggandeng brand serial televisi populer; CSI atau Crime Scene Investigation, dimana anda bermain sebagai seorang agen CSI yang tidak berdasarkan karakter di televisi, namun anda dapat berinteraksi dengan karakter CSI LVPD (Las Vegas Police Department) lainnya seperti Catherine Willows, Nick Stokes, Hodges, Jim Brass, dkk.

Permainan game ini memang jauh dari game CSI lainnya yang dibuat oleh Ubisoft untuk beberapa platform, namun jauh lebih mengasyikkan daripada game CSI mobile yang dibuat oleh Gameloft. Pada dasarnya setelah melakukan beberapa kali percobaan dengan meluncurkan game di facebook, sepertiny Ubisoft telah mendapatkan ramuan yang menurut mereka tepat untuk CSI.

Game yang berjudul CSI:Crime City ini cukup simple dan bermain pada energy bar seperti game facebook lainnya serta penghasilan dari penjualan barang-barang premium untuk mereka gunakan dalam game. Alur permainan sudah di set sesuai cerita, dengan kata lain anda tidak dapat membuat kesalahan disini, anda cukup memanage energi dan melakukan strategi melakukan penelitian yang efektif agar energi anda tidak habis. A nice combination.

Collecting evidence during a case in Ubisoft's CSI:Crime City

Game ini sudah dapat dimainkan walau masih dalam versi beta. Bagi anda penggemar CSI, ini tidak boleh dilewatkan. Tidak ada adegan dimana anda harus meneliti bukti seperti di game untuk platform lain, namun semua itu dikerjakan oleh rekan CSI anda lainnya, anda cukup evidence collecting dan melaporkannya.

Ubisoft bukan industri game mainstream pertama yang membawa franchise besar ke layar facebook. Tahun 2010 ini EA membawa FIFA, dan sepertinya akan bertambah banyak mainstream gaming industry yang akan terjun dan bersaing dengan perusahaan game online seperti Zynga dan Playdom yang sudah lama bercokol di social media games, dan hollywood pun juga mulai melirik. Ongkos franchise CSI tentunya tidak murah, jadi setidaknya ubisoft benar-benar yakin game ini akan laku keras dan menghasilkan untung diatas ongkos franchisenya.

Well, we’ll see. Until then, gue main dulu ya. 😀

FoWAB #4

13 Dec

Sabtu lalu (11 December 2010), saya memenuhi undangan dari Anggi Krisna; pentolan (emangnya korek) Ruang Freelance, untuk menjadi pembicara di FoWAB; Forum Web Anak Bandung. Selain saya, ada para freelancer legendaris sebagai pembicara, yaitu Harry JH (digitalgrafis), Bayu Gunantyo (creativectors) dan Ollie (kutukutubuku). Yah, emang “dia-lagi-dia-lagi”, but its the circle of friends I like. Mereka memiliki passion yang sama dengan saya dan suka berbagi ilmu, and they all kick ass.

Ajang ini juga jadi moment reunian dengan para ex-GF (Godote Forum) yang sudah lama dan bahkan belum sempat ketemu in person, serta bertemu dengan para teman-teman yang selama ini cuma ngobrol online. Kenal Anggi dah lama tapi ketemu dia in person baru 2 kali. It was fun ngumpul di cafe S28 di jalan Sulanjana dan bertemu dengan teman-teman lama dan bertemu dengan yang baru.

Singkat cerita, saya yakin ulasan acara akan ditulis oleh perwakilan FoWAB atau perwakilan Daily Social yang kemarin hadir, jadi gak akan relevant kalau saya menceritakan isi acara waktu itu, namun saya menulis postingan ini karena ada beberapa hal yang lupa saya utarakan saat FoWAB #4 kemarin akibat mefetnya waktu:

Jangan Jadi Freelancer Kalau Kamu BukanJagoan
Maksudnya, kalau kamu di kantor bekerja males-malesan, gak beres, kalah saing sama meja sebelah, jangan jadi freelancer di bidang itu juga, pasti ancur dan gak jauh beda dengan nasibmu kerja sama orang. You suck at it. Freelancing is about doing the thing you love and is passionate about in freedom. Seperti kata om Rene Suhardono bilang, “cari passion kamu!”, ntar kalau dah ketemu passion atau keahlian kamu, baru deh jadi freelancer.

Freelancing Bukan Tabrak Lari
Sebuah perusahaan punya X karyawan, kalau gak bagus atau client gak suka bisa dibuang. Kalau freelancer ya cuma satu, ya itu elu. Jangan ngambil kerjaan berdasarkan teori “Tabrak Lari”. Sebagai freelancer anda memiliki kemewahan “memilih” client, dan setelah dipilih ya tanggung jawab. Deliver hasil yang memuaskan, jaga hubungan yang baik, sesekali telpon dan bukan untuk minta kerjaan aja, tapi ya nanya kabarnya atau berikan selamat pada ulang tahunnya atau apa. Hubungan buruk dengan client berakibat gak dikasih kerjaan lagi atau paling parah ya client nyebar word of mouth tentang pekerjaan kamu yang tidak memuaskan. Citra kamu sebagai freelancer ada ditanganmu.

Perhatikan Expiration Date Pada Dirimu
Sehebat-hebatnya dirimu sebagai seorang freelancer, saat ini ada bayi yang masih ingusan dan ngompol yang siap menggantikan posisimu dan akan jauh lebih hebat darimu, jadi kenali dirimu, pastikan anda produktif sekarang sebelum anda expired kayak daging di supermarket.

Jangan Jadi Freelancer Selamanya
Kalau gak suka jadi karyawan ya jadilah freelancer, tapi jangan jadi freelancer selamanya, jadilah employer.

Ok, segitu aja. Semoga nampol. Slide presentasi akan saya uload di slideshare saya, tapi kayaknya udah diupload di Ruangfreelance juga.

Articles on FOWAB 4
– Daily Social : Event Review FOWAB #4 All About Freelance
– iRockumentary: Fowab #4 Preview
– Fowab.org